Gubernur Jatim Ajak Santri Kediri Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kediri Dalam Berita | 19/03/2019

  • Gubernur Jatim Ajak Santri Kediri Siap Hadapi Revolusi Industri 4. 0
 

KBRN, Kediri : Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh santri di pondok pesantren, di Kota Kediri untuk siap menghadapi revolusi industri 4.0. Upaya ini, dapat diwujudkan dengan meningkatkan kualitas SDM dan penguasaan teknologi terkini.

"Kita harus selalu siap menghadapi perubahan zaman. Mari para santri di pondok pesantren, untuk ikut bersiap menghadapi Revolusi Industri ke 4 atau industri 4.0," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat menjadi pembicara pada acara Kuliah Umum, di hadapan mahasiswa Institut Agama Islam Tri Bhakti (IAIT), di Aula Muktamar Lirboyo, Kediri, Senin (18/3/2019).

Menurut dia, salah satu cara menghadapi Revolusi Industri ini, dengan memanfaatkan pengembangan jejaring. Khususnya, yang telah dimiliki oleh pesantren berbasis digital.

"Industri 4.0 ini telah berjalan, dan jika ingin ambil bagian maka pesantren perlu mempercepat jejaring yang dimiliki melalui digitalisasi," katanya.

Dia menjelaskan, saat ini beberapa jenis model bisnis dan pekerjaan di Indonesia sudah terkena dampak arus digitalisasi. Bahkan, hal tersebut saat ini menjadi sebuah fenomena ekonomi digital.

"Contoh, sekarang toko konvensional yang ada, sudah mulai tergantikan dengan model bisnis marketplace," katanya.

Selain itu, tambah dia, pada masa kini, layanan jasa taksi atau ojek tradisional, posisinya juga sudah mulai tergeserkan dengan beragam moda berbasis online. Oleh karenanya, masyarakat di Jatim, terutama kalangan santri juga harus siap menghadapi perubahan zaman ini.

"Pilihannya, jika kita tidak mampu mengalahkan mereka, maka mari berkolaborasi, dan bersinergi dengannya. Hal ini juga termasuk strategi menghadapi persaingan bisnis mendatang," katanya.