SURYA.co.id | KEDIRI - Operasi pasar bawang merah dan bawang putih yang digelar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri diserbu pembeli, Kamis (25/4/2019).
Harga jual kedua komoditi itu jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Pada operasi pasar kali ini harga bawang merah yang dikemas 1 kg dijual dengan harga Rp 27.000 dan bawang putih kemasan setengah kilogram dijual Rp 12.000.
Saat ini harga bawang merah di pasaran ada dikisaran Rp 35.000 - Rp 40.000 per kg.
Sedangkan bawang putih harganya di kisaran Rp 40.000 - Rp 41.000 per kg.
Karena harga jualnya lebih murah banyak masyarakat yang berhenti untuk membeli kedua komoditi ini.
Namun pembeli dibatasi masing-masing hanya satu kemasan bawang merah dan bawang putih.
Operasi pasar bawang merah dan bawang putih yang digelar TPID Kota Kediri ada di tiga titik.
Di antaranya Bundaran Sekartaji, depan TMP Kota Kediri Jl PK Bangsa dan depan Lapangan Pesantren.
Ny Habibah (40) salah satu pembeli mengaku membeli bawang merah dan bawang putih karena harganya jauh lebih murah dibanding harga di pasar.
"Kemarin saya beli di Pasar Pahing bawang merah harganya masih Rp 38.000 per kg dan bawang putih Rp 40.000 per kg," ungkapnya.
Diakuinya harga kedua komoditi yang banyak dibutuhkan masyarakat itu melonjak seiring banyaknya masyarakat yang menggelar hajatan.
"Sejak awal April harganya terus naik," tambahnya.
Sementara Ny Fatmawati (50) warga Kelurahan Mojoroto datang membeli saat operasi pasar karena harganya jauh lebih murah.
"Tadi pagi saya tanya pedagang bawang merah masih Rp 35.000 per kg dan bawang putih Rp 40.000 per kg. Ini ada operasi pasar harganya jauh lebih murah," ungkapnya.
Sayangnya untuk pembelian saat operasi pasar dibatasi sertiap pembeli hanya satu kemasan.
"Kegiatan ini sangat membantu masyarakat," jelasnya.
Sementara Nasrulah, anggota TIPD Kota Kediri dari Kantor Bank Indonesia (BI) menjelaskan, pada operasi pasar kali ini disiapkan stok pasokan bawang merah dan bawang putih masing-masing satu ton.
"Kedua komoditas itu tidak dapat tahan lama dan cepat busuk sehingga tidak disiapkan terlalu banyak. Kalau masih banyak yang membutuhkan dan animo masyarakat masih tinggi akan dilakukan pengadaan lagi," jelasnya.
Selain itu TPID masih akan melihat lagi kondisi perkembangan harga di lapangan.
Jika minggu depan harganya masih tinggi bakal dilakukan operasi pasar lagi.
"Operasi pasar dilakukan sampai stok pengadaan kami habis," tambahnya.
Untuk stok bawang putih didapatkan dari Disperindag Pemprov Jatim.
Sedangkan bawang merah dari mitra yang bekerja sama dalam pelaksanaan operasi pasar.
Diakui Nasrulah, kenaikan harga bawang putih dan bawang merah sejak dua bulan terakhir sangat signifikan sehingga menyumbang terjadinya inflasi di Kota Kediri.
Selain melakukan operasi pasar, TPID Kota Kediri juga melakukan droping bawang merah dan bawang putih ke sejumlah pedagang pasar di Kota Kediri.
Namun pedagang diwajibkan menjual dengan ketentuan harga paling mahal Rp 25.000 per kg.
"Kami berharap dengan adanya operasi pasar ini harga kedua komoditi ini sudah mulai turun," harapnya