Siswa SMAN 8 Kota Kediri Juara Kedua Astra Honda Safety Riding Competition Nasional

Kediri Dalam Berita | 02/08/2019

logo

Afril Zuzu Puspita, pelajar kelas XII SMAN 8 Kediri, menunjukkan capaian yang gemilang dengan menjadi terbaik kedua pada kategori advisor komunitas keas skutik. (Foto: Ist)

Afril Zuzu Puspita, pelajar kelas XII SMAN 8 Kediri, menunjukkan capaian yang gemilang dengan menjadi terbaik kedua pada kategori advisor komunitas keas skutik. (Foto: Ist)


 
 

Menjadi peserta termuda, Afril Zuzu Puspita menunjukkan kelasnya pada  Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AH-SRIC) 2019 yang diadakan  PT Astra Honda Motor (AHM). Pelajar kelas XII SMAN 8 Kediri  meraih capaian yang gemilang dengan menjadi terbaik kedua pada kategori advisor komunitas kelas skutik.

Fhea, sapaan Afril Zuzu Puspita, berkompetisi dengan 23 peserta di kategori advisor komunitas kelas skutik yang berasal dari seluruh Indonesia.

Fhea mengatakan, sebagai peserta termuda dalam kompetisi The 13th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition di Kota Medan itu, dia merasa bangga bisa tampil. Selain mewakili MPM Honda dan komunitas Biker (BeAT Independent Kediri ), diajuga mewakili nama SMAN 8 Kota Kediri.

"Tentunya dengan pengalaman berlatih safety riding di MPM serta ikut kompetisi ini, saya berharap bisa menularkan ilmu safety Rrding yang saya dapatkan. Baik di lingkungan rumah maupun di luar rumah seperti sekolah" Kata  Fhea.

Marcomm & Development Division Head MPM (Mitra Pinasthika Mustika) Suhari mengatakan, prestasi yang membanggakan ini membuktikan kepedulian generasi milenial akan keselamatan berkendara. Dia berharap dapat menjadi contoh bagi generasi millenial yang lain.

Kompetisi AH-SRIC yang telah menginjak penyelenggaraan ke-13 ini diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara, pada 28-31 Juli 2019. Mengusung tema #Cari_Aman Saat Naik Motor, tahun ini diterapkan metode uji baru. Yakni low speed balance skill untuk seluruh kategori yang dilombakan. Hal ini ditujukan untuk melatih para instruktur dapat terampil dalam mengontrol kecepatan dan menjaga arah kendaraan saat melaju dengan kecepatan rendah.

Kegiatan tahunan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan menyiapkan instruktur safety riding yang terlatih untuk mendukung terciptanya budaya aman dan nyaman dalam berkendara di tengah masyarakat.

Sebanyak 8 kelas dibuka pada kompetisi ini. Yakni kelas instruktur kelas big bike, instruktur kelas sport, instruktur kelas skutik, instruktur group, advisor dealer, advisor komunitas kelas sport, advisor komunitas kelas skutik serta kategori safety riding center main dealer Honda.

Sebanyak 166 peserta  yang berlaga di kompetisi tingkat nasional yaitu 18 instruktur kelas big bike, 54 instruktur kelas sport, 11 instruktur wanita kelas skutik, 20 tim instruktur grup main dealer, dan 6 tim instruktur safety riding center.

Dealer-dealer Honda pun turut aktif dalam kampanye safety riding dengan menurunkan 28 advisor dealer. Selain itu, 38 advisor komunitas kelas sport dan 24komunitas kelas skutik  turut serta di ajang bergengsi tahunan ini.