Kediri (ANTARA) - Manajemen Persik Kediri, Jawa Timur, menyebut penjualan merchandise dan tiket lewat daring ternyata melebihi ekspektasi dimana animo masyarakat tinggi dengan selalu terjual habis.
"Jadi, dengan daring bisa membelinya langsung, atau PO (pre order) dan memang dikelola salah satu perusahaan di Kediri, bukan luar. Ada juga bagi hasil dengan manajemen dan itu masuk ke Persik," kata Manajer Persik Kediri Benny Kurniawan di Kediri, Sabtu.
Ia mengatakan, selama ini untuk penjualan masih banyak yang tiket. Para calon penonton bisa memesan jauh-jauh hari sebelum hari pertandingan, sehingga tidak perlu lagi antre di penjualan tiket. Dengan sistem daring, tidak bisa dimanipulasi, sehingga jumlah tiket yang terjual akan sesuai.
"Tiket daring tidak bisa dimanipulasi jumlahnya. Seandainya orang tidak memakai, tidak bisa masuk, jadi ini meminimalisir kebocoran. Terlebih lagi, saat ini tidak terlepas dari gawai, otomatis tinggal scan," kata Benny.
Sementara itu, Chief Commercial Officer Persik Kediri Arief Priyono menambahkan sesuai dengan kapasitas stadion, ada sekitar 12.500 jika penuh. Jika sebelumnya, saat masih menggunakan karcis, stadion penuh dan hanya terjual sekitar 8 ribu tiket, saat ini bisa sesuai dengan jumlah penonton yang masuk.
"Dengan sistem daring ini, bisa membuka kesempatan teman-teman dari luar kota yang ingin membeli tiket pertandingan Persik, kendati tidak menonton," kata dia.
Untuk tiket Persik Kediri, ia mengatakan kelas ekonomi adalah Rp30 ribu dan VIP adalah Rp40 ribu. Yang dijual lewat daring adalah kelas ekonomi, sedangkan untuk VIP, penjualan masih manual mengingat terkendala dengan sistem.
Persik, kata dia, untuk penjualan tiket menggandeng platform pembayaran digital GoTix saat pertandingan kandang di Stadion Brawijaya Kediri. GoTix sebelumnya dikenal sebagai Loket juga anak perusahaan GoJek.
Platform pembayaran digital GoJek yakni GoPay, juga menjadi sponsor utama Persik Kediri selama Liga 2/2019. Dengan kesepakatan itu, logo GoPay terpasang di bagian dada jersey Persik Kediri hingga Liga 2/209 berakhir.
Salah satu kepercayaan GoPay bergabung dengan Persik, karena secara kuantitatif, rata-rata penonton Persik Kediri di Stadion Brawijaya Kediri nomor dua secara nasional ketimbang kontestan lainnya.
Terkait dengan penjualan merchandise atau barang dagangan Persik Kediri, misalnya untuk jersey juga selalu terjual habis. Selain itu, juga terdapat topi serta hoodie. Manajemen dengan pihak ketiga yang membuat merchandise juga berencana mengembangkan produk lainnya.
"Untuk marchandise lain masih tahap produksi. Ini kan masih baru, jadi belum banyak varian produksi. Nanti kami perbanyak itemnya, jadi pilihan banyak. Harganya juga standar antara Rp130 ribu hingga Rp350 ribu," kata Arief.
Di Liga 2/2019, Persik berada di urutan ketiga, dengan 17 poin. Untuk yang pertama adalah PSIM Yogyakarta, dan kedua Persis Solo.

