Pesan Walikota Abdullah Abu Bakar saat Melepas Kontingen Kadarkum Kota Kediri

Kediri Dalam Berita | 27/08/2019

Surya

Pesan Walikota Abdullah Abu Bakar saat Melepas Kontingen Kadarkum Kota Kediri
 
surya.co.id/didik mashudi
 
Kontingen Kadarkum Kota Kediri yang akan mengikuti Lomba Kadarkum Kementrian Hukum dan HAM di tingkat Bakorwil Madiun dilepas Wali Kota Kediri, Senin (26/8/2019). 



Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pesan Walikota Abdullah Abu Bakar saat Melepas Kontingen Kadarkum Kota Kediri, https://surabaya.tribunnews.com/2019/08/26/pesan-walikota-abdullah-abu-bakar-saat-melepas-kontingen-kadarkum-kota-kediri.
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin

SURYA.co.id | KEDIRI - Kontingen Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Kota Kediri bakal mengikuti Lomba Kadarkum yang digelar Kementrian Hukum dan HAM. Tahap awal Kontingen Kadarkum Kota Kediri akan berlaga di tingkat Bakorwil Madiun.

Sebelum berangkat rombongan Kadarkum Kota Kediri dilepas Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Senin (26/8/2019).

Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Kediri melalui Kasubbag Bantuan Hukum Hesti Nur Aningsih mengatakan pada lomba Kadarkum ini Kelurahan Ngronggo mewakili Kota Kediri untuk bertanding di tingkat Bakorwil.

“Lombanya diawali dengan yel-yel lalu cerdas cermat. Untuk cerdas cermat ada 5 orang dan yel-yel 20 orang semuanya warga Kelurahan Ngronggo. Kita selalu melakukan pembinaan setiap minggu. Persiapan lomba ini full satu bulan kita latihan terus. Pembinanya dari Kodim, BNN, Pengadilan, Kemenag, Pertanahan, BPKAD, Dinkes, dan Dispendukcapil,” jelasnya.

Hesti menambahkan, lomba Kadarkum diselenggarakan Kementrian Hukum dan HAM setiap 4 tahun. Dalam Kadarkum dilakukan pembinaan kepada masyarakat untuk memberikan edukasi tentang hukum.

“Bagian Hukum melakukan pembinaan dalam satu tahun ada 3 sampai 5 kelurahan. Tahun ini Kelurahan Tamanan, Kelurahan Pojok dan Kelurahan Ngronggo,” jelasnya.

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat melepas Kontingen Kadarkum mengungkapkan pentingnya Kadarkum di era milenial. Karena banyak orang yang tanpa sadar telah berbuat sesuatu yang berdampak hukum.

Diharapkan Kadarkum dapat sosialisasi hukum kepada masyarakat. “Sekarang banyak berkembang hoax dan ada Undang-undang ITE. Banyak pula artis-artis yang terjerat UU ITE. Peran Kadarkum penting sekali untuk memberikan informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dijelaskan saat ini manusia tidak hanya bertemu dengan manusia. Namun manusia juga bertemu dengan software dengan adanya perkembangan teknologi informasi, seperti sosial media.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena murni untuk memberikan pengetahuan lebih tentang hukum kepada masyarakat,” imbuhnya.

Diharapkan kontingen Kadarkum yang akan bertanding membawa nama baik Kota Kediri. Setelah berupaya semaksimal semoga mendapat hasil terbaik.

"Menang adalah bonus, yang terpenting kita bersama-sama mengedukasi masyarakat supaya mereka sadar akan hukum,” harapnya.