Sebanyak 13 peserta kuliah kerja lapangan (KKL) Peserta Didik Sekolah Staf Pimpinan Menengah Polri (Sespimen) Polri TA. 2019 secara langsung berkunjung ke Pemerintah Kota Kediri untuk melakukan penelitian sebagai karya ilmiah, Senin (21/10/19).
Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari mulai hari Senin (21/10/19) sampai hari Jumat. Kegiatan tersebut sebagai salah satu syarat untuk mengikuti jabatan sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres), adalah hal utama untuk dilakukan setiap pimpinan mengembangkan karier mereka.
Menurut Kabag Humas Pemkot Kediri Apip Permana mengatakan, jika Pemkot Kota Kediri sangat senang sekali jika kota ini menjadi salah satu kunjungan dan tempat pembelajaran.
"Kunjungan Sespimen Polri di Pemkot Kediri untuk mengikuti Diklat, salah satu syarat menaikkan jenjang karier menjadi Kapolres," kata dia.
Sementara itu menurut, Kompol Oskar selaku Ketua Kelompok Belajar mengatakan, kami disini 13 orang Sespimen angkatan 59 diberikan tugas untuk membuat naskah bagaimana permasalahan permasalahan yang ada di Kota Kediri ini bisa kita mengetahui permasalahannya apa dan upaya Polres seperti apa dan bagaimana kita menganalisa sejauh mana kegiatan ini lebih efektif.
"Kita ke Pemkot Kediri terkait dengan bagaimana kerjasamanya antara Polres dengan Pemkot Kediri. Ada satu topik yang kita angkat, terutama tentang manajemen media terutama dalam hal untuk mencegah adanya potensi konflik sosial," kata Oskar.
Kompol Oskar menambahkan, di Polresta Kediri cenderung kondusif, namun kita melihat dari sisi lain kejadian di beberapa daerah seperti di Pandeglang dan Papua, media sosial berperan besar sedemikian cepatnya memberikan berita hoax . Sehingga konflik konflik bisa berkembang cepat. Apabila terjadi serangan seperti itu sejauh mana kekuatan dari Pemda dan Polres bisa mengantisipasi serangan serangan media sosial seperti itu.
"Dari Humas Pemkot Kediri beberapa kegiatan kegiatan yang dilakukan sangat berperan besar. Bagaimana media ikut bekerjasama dengan Pemkot kalau ada satu berita yang menimbulkan dampak sosial yang lebih besar, seperti apa peran Humas untuk mengantisipasi itu,"imbuhnya.
"Nanti data data yang kita dapatkan akan kita analisa, bagaimana peran Humas ini dengan Jurnalis yang ada disini , bagaimana hubungan kerjanya dan bagaimana Progam programnya," pungkas Kompol Oskar.