
KBRN, Kediri: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri mengajak kalangan jurnalis di Kediri, mulai media cetak, radio, TV, dan online untuk bersama mengawasi perkembangan pembangunan. Khususnya, berbagai agenda pembangunan yang diwujudkan pada masa jabatan anggota DPRD Kota Kediri periode 2019-2024.
"Pembangunan itu harus bisa dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat. Untuk itulah, pada kesempatan ini kami mengajak berbagai pihak, terutama kalangan jurnalis agar ikut mengawal proses pembangunan di Kota Kediri," kata Ketua DPRD Kota Kediri, Agus Sunoto, saat menggelar konferensi pers, di Kedai Ewok, Kota Kediri, Sabtu (26/10/2019).
Menurut pria yang akrab disapa Gus Sunoto, sampai saat ini memang secara umum, pembangunan di Kota Kediri sudah baik. Namun, hal tersebut perlu ditingkatkan lagi sehingga mampu menjawab kebutuhan warga.
"Oleh karena itu, sangat diperlukan jalinan sinergitas antara kami, dengan Forkopimda setempat, dan didukung pihak terkait lain. Bahkan tentunya, ikut disupport dan didoakan oleh masyarakat Kota Kediri," katanya.
Terlebih lagi, jelas dia, pada era Industry 4.0 seperti sekarang, sudah saatnya, pembangunan di daerah tidak hanya berwujud proyek fisik. Akan tetapi, pembangunan mental patut ditingkatkan pula, agar kualitas SDM masyarakat bisa bersaing dengan negara lain.
"Di sisi lain, dalam waktu dekat, Kota Kediri akan mengalami perkembangan perekonomian yang pesat," katanya.
Kondisi itu, tambah dia, sebagai dampak positif dari pembangunan Bandara Internasional dan Exit Tol di Kediri. Meskipun dalam keberadaannya, lokasi Bandara tersebut berada di Kabupaten Kediri, tapi pengaruhnya bisa dirasakan masyarakat.
"Untuk itu, mulai sekarang, kita harus bersiap, sehingga dampak pembangunan infrastruktur tersebut sekaligus meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Kediri," katanya.
Sementara itu, terkait dengan pengawasan kalangan media terhadap kinerja anggota DPRD Kota Kediri, pihaknya berharap, sinergitas yang terjalin bisa mewujudkan kontribusi yang nyata bagi pembangunan. Ke depan, para jurnalis tersebut akan diberikan kesempatan dalam mengikuti kunjungan kerja sejumlah anggota dewan ke berbagai daerah. Bahkan, termasuk diperbolehkan melakukan peliputan di beberapa agenda rapat paripurna di Kantor DPRD Kota Kediri.
"Secara umum, kami terbuka dan mau menjalin hubungan baik dengan jurnalis di Kota Kediri. Akan tetapi, kami juga memiliki aturan, tatkala ada agenda yang tertutup, maka hanya anggota dan pihak di lingkup internal yang boleh hadir, sehingga kami harap rekan media memakluminya," katanya.
Perlu diketahui, pada periode 2019-2024, ada 30 anggota DPRD Kota Kediri yang terpilih sebagai perwakilan rakyat. Mereka terdiri dari 20 anggota petahana dan 10 anggota lainnya merupakan wajah baru.