Dekranasda Kota Kediri Gelar Coaching of the 5th Dhoho Street Fashion untuk Siswa

Kediri Dalam Berita | 31/10/2019

TIMES Indonesia

Dekranasda Kota Kediri Gelar Coaching of the 5th Dhoho Street Fashion untuk SiswaKetua Dekranasda Kota Kediri bersama desainer profesional dan siswa SMKN 3 (FOTO: Cas/TIMES Indonesia)
 

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Ferry Silviana Abu Bakar, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Kota Kediri (Dekranasda Kota Kediri) dan desainer profesional Didiet Maulana melakukan Coaching of The 5th Dhoho Street Fashion bagi Siswa Jurusan Tata Busana di SMKN 3 Kediri, Selasa (29/10/2019).

Siswa kelas 11 dan 12 jurusan Tata Busana beserta guru dan Kepala Sekolah SMKN 3 Kediri mengikuti acara ini dengan antusias.

Bunda Fey, sapaan akrab Ketua Dekranasda Kota Kediri, mengatakan setiap tahun Dekranasda memiliki satu agenda besar yaitu Dhoho Street Fashion. Acara ini mengangkat kain lokal yang dimiliki Kota Kediri yang kemudian diubah menjadi suatu busana yang bernilai tambah. Pada pagelaran Dhoho Street Fashion ini seperti tahun sebelumnya SMK Negeri 3 juga akan ikut berpartisipasi.

SMKN-3-Kedir-a.jpg

Lebih lanjut Ferry Silviana menuturkan acara Coaching of The 5th Dhoho Street Fashion kembali mengajak Didiet Maulana agar bercerita tentang bagaimana pengalaman beliau dalam membesarkan brand Ikat Indonesia miliknya.

“Selain itu, tujuan saya mengahadirkan Mas Didiet agar bisa memberikan motivasi kepada adik-adik, barangkali apa yang disampaikan akan menjadi sesuatu hal yang baik untuk adik-adik di masa depan. Siapa tahu ke depan adik-adik ingin jadi desainer juga, sayang kan Kota Kediri punya kain lokal yang memiliki cerita bagus dan barangkali akan muncul desainer alumnus SMK Negeri 3 Kota Kediri,” ujar Bunda Fey.

SMKN-3-Kediri-a.jpg

Terakhir Ketua Dekranasda Kota Kediri juga berpesan kepada siswa-sisiwi SMK Negeri 3 bahwa mau jadi apapun besok itu, masih ada budaya yang harus dilestarikan dan dijaga agar kain lokal tersebut kelangsungannya bisa panjang dan tidak kalah dengan kain modern sekarang.

“Tugas temen-temen di sini untuk mempromosikan, mengenakan, sehingga keberlangsungan kain tersebut bisa panjang sampai anak cucu kita,” imbuhnya.

Dalam acara ini, beberapa siswa bertanya kepada desainer profesional ini. Diantaranya bertanya mengenai kesulitan yang sering dialami desainer saat membuat desain, tantangan terberat yang dihadapi ketika akan merintis sebuah brand, serta seberapa penting fashion branding dilakukan. Dengan ramah Didiet menjawab pertanyaan tersebut berdasarkan pengalamannya.

SMKN-3-Kedir-b.jpg

Setelah coaching of The 5th Dhoho Street Fashion di SMKN 3 Kediri, Ketua Dekranasda Kota Kediri beserta Didiet Maulana melanjutkan kunjungan ke ekstrakulikuler tenun ikat di SMK Negeri 2 Kediri. Di sana Didiet menyaksikan siswi SMKN 2 menenun dan bertanya tentang hasil kain yang ditenun itu untuk digunakan seragam siswa-siswi SMKN 2.