Calon Tunggal Maria Karangora Ketua KONI Kota Kediri Periode 2019-2023

Kediri Dalam Berita | 05/11/2019

Kediri, demonstran.com – Maria Karangora resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri periode 2019-2023 dalam pemilihan yang diadakan di Ballroom Hotel Grand Surya, Kediri Sabtu (2/11).
 
Maria Karangora, mantan Asisten Administrasi Umum Kota Kediri ini ditetapkan sebagai ketua umum tanpa melalui proses pemilihan karena menjadi calon tunggal dalam pemilihan kali ini.
 
Hal ini terjadi karena kandidat calon ketua umum Kwin Atmoko (Pelatih Atletik Kota Kediri) yang sempat dimunculkan dalam tahapan penjaringan calon yang disepakati oleh beberapa voter dari perwakilan masing-masing cabang olahraga se Kota Kediri itu secara tiba-tiba menghilang pada saat dilakukannya tahapan pemilihan ketua umum KONI Kota Kediri. Sehingga karena tidak adanya pesaing calon lainnya, Maria Karangora pun terpilih sebagai calon tunggal.
 
Alhasil, Maria Karangora kini berhak menggantikan kursi estavet kepemimpinan ketua KONI sebelumnya yang dijabat Heru Marwanto selama dua periode lalu.
 
Saat ditemui demontran.com seusai acara, Maria berkomentar akan melanjutkan kinerja yang sudah baik dan terbentuk oleh pengurus sebelumnya.
 
“Program dan prestasi yang dijabat oleh pengurus sebelumnya sangatlah bagus. Terbukti, dari beberapa penyelenggaraan kejuaraan olahraga, Kota Kediri mampu meraih hasil optimal, seperti halnya pada event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2019 kemarin yang mengantarkan Kota Kediri menjadi peringkat ke dua dalam penyelenggaraan event tersebut,” ungkapnya.
 
Lebih lanjut, Maria mengajak kepada seluruh pengurus dan pelatih masing-masing cabang olahraga Kota Kediri untuk satukan tangan dan tekad dakam membangun serta membina atlet lebih baik lagi dalam mendulang prestasi.
 
“Bicara olahraga, bicara merah putih. Suksesnya olahraga karena kebersamaan orang-orang yang berada di dalam organsisasi olahraga itu. Mari kita segera lupakan perbedaan-perbedaan itu dan kita satukan tekad yang sama di antara kita. Mari kita bersatu, membangun dan membina atlet-atlet terbaik di Kota Kediri untuk menjadi kiblatnya olahraga. Hilangkan hal-hal yang dapat menganggu. Jangan korbankan atlet karena perbedaan pandangan pengurusnya ataupun kepentingan lainnya.” ucapnya.