Kemarau Panjang Ratusan Warga Kediri Masih Alami Krisis Air Bersih

Kediri Dalam Berita | 19/11/2019

 

warga mengatre untuk mendapatkan air bersih bagi keperluan sehari-hari.(foto:wiji guntoro)

AGTVnews.com – Sebanyak 300 kepala keluarga (KK) di dusun Lebak Tumpang Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota kediri mengalami kekurangan air bersih.

Kondisi ini akibat kemarau panjang yang melanda di sejumlah wilayah. Meski beberapa kali turun hujan namun intensitasnya masih rendah sehingga tidak bisa mengisi sumber air yang ada di tempat tersebut.

Menurut Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri Adhi Sutrisno menjelaskan droping air dilakukan setiap hari, agar warga tidak kekurangan air bersih. Droping air dilakukan dari pihak BPBD,PDAM,Dinas PUPR dan DLKHP

“Droping dilakukan setiap hari di beberapa rt yang ada di wilayah Lebak Tumpang. masing-masing warga menerima giliranya dua hari sekali,” jelas Adhi, Senin (18/11/2019).

 

Adhi menambahkan, saat ini status Lebak Tumpang masih siaga kekeringan.meskipun droping terus dilakukan.

“Saat ini status belum darurat, masih siaga kekeringan. Nanti kalau sudah ada surat keputusan kita akan naikkan status menjadi darurat,” jelasnya.

Droping akan terus dilakukan hingga sumber mata air warga sudah bisa dimanfaatkan secara normal. “Meskipun sudah hujan, tapi sumber-sumber air belum terisi dan belum bisa dimanfaatkan warga. Kita akan terus lakukan droping sampai normal,” pungkas Adhi.

Diperkirakan hujan akan merata mengguyur Kota Kediri pada akhir November atau awal Desember.