Libatkan Berbagai Musisi Daerah Dan Mancanegara Jazz Brantas Sungguhkan Musik Jazz Untuk Masyarakat

Kediri Dalam Berita | 25/11/2019

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar saat membuka acara jazz Brantas. (eko Arif s /JatimTimes)

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar saat membuka acara jazz Brantas. (eko Arif s /JatimTimes)


 
 

Seperti di Kota dan daerah lain, hiruk-pikuk dunia musik di Kediri juga terus bergulir. Berbagai genre musik hadir di tengah-tengah masyarakat. Baik dalam bentuk rekaman yang bisa dinikmati di ruang paling pribadi, maupun berupa pertunjukan.

Di Kota Kediri, komunitas pecinta musik jazz dipertemukan pada pagelaran Jazz Brantas. Konser musisi jazz yang baru pertama digelar ini berlangsung di Taman Brantas Kota Kediri, Sabtu (23/11/19) malam. Festival jazz ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Jazz Brantas 2019 ini dimeriahkan oleh beberapa musisi yaitu Yuri Mahatma’s Straight & Stretch Quartet feat Kuba Skowronski Polandia, Idang Rasjidi, Monoss, Calvin Jeremy, Kopijazz, Cendana Singer, Thyga, Jacuzzi, Lipbrass, The Bakuuhantam, Cah3Wong, Komunitas Jazz Jombang & Malang, dan Kediri Youth Voice.

Seperti namanya, Jazz Brantas bertempat di Taman Brantas Kota Kediri dengan pemandangan Jembatan Brawijaya di sampingnya. Festival ini juga mendapat sambutan yang luar biasa dari warga Kota Kediri, terutama para pecinta musik jazz.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berharap gelaran musik Jazz Brantas bisa diselenggarakan lagi pada tahun-tahun yang akan datang. Dia juga berharap, kemasan pertunjukan musik tersebut semakin keren dan menarik. 

Selain itu, dia juga mendukung tujuan penyelenggaraan Jazz Brantas. Terutama dalam mengajak semua masyarakat Kota Kediri, untuk selalu menjaga lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan plastik.

Lebih lanjut, pria yang akrab disama Mas Abu itu menuturkan, acara Jazz Brantas diadakan untuk menyenangkan warga Kota Kediri dan membuat Kota Kediri lebih hidup lagi. “Saya berdoa dengan acara ini, kita bisa bersilaturahmi, kita bisa juga dengerin musik jazz sama-sama. Walaupun beda aliran musik, kita harus saling menghormati dalam menikmati musik,” ujarnya.

Terakhir Mas Abu berpesan, dengan acara yang positif ini, warga Kota Kediri tidak nyampah sembarangan. "Sampahnya dibawa pulang saja. Dan kalau plastik bisa digunakan berkali-kali, gunakan. Mudah-mudahan acara seperti ini bisa jadi penggerak ekonomi Kota Kediri," imbaunya.

Dia juga mengajak warga untuk lebih memanfaatkan fasilitas ruang terbuka publik seperti Taman Brantas. "Pemkot Kediri menyediakan tempat seperti Taman Brantas ini tujuannya agar dapat dinikmati bersama dengan keluarga. Ajak keluarga ke sini dan anak-anak jangan hanya dikasih gadget saja. Ajak nonton jazz, ajak main sepeda di sini agar anak-anak bisa lebih menikmati alam," tuturnya.

Sementara itu, Vice President Regulatory & Government Affairs Grab Indonesia Pandu Budiarso mengungkapkan apresiasi atas penyelenggaraan acara  tersebut. "Kami, Grab sangat bangga dan berterima kasih sudah diundang, diberi kesempatan berpartisipasi dan mendukung acara ini. Grab juga akan mendukung Jazz Brantas di tahun berikutnya," ujarnya.

Acara ini sudah ditampilkan di aplikasi Grab dan website Grab Indonesia sehingga bisa dilihat oleh seluruh masyarakat Indonesia. “Kami juga berkomitmen untuk membantu sektor wisata di Kota Kediri ini. Karena aplikasi kami sifatnya nasional. Kami juga sudah banyak membantu beberapa event di kota-kota lain. Supaya lebih bisa dilihat dan diterima oleh masyarakat, terutama wisatawan lokal maupun internasional”, katanya.

Turut hadir dalam acara ini Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana, perwakilan Dandim 0809 dan perwakilan dari Bukalapak, Bank Jatim, serta Gudang Garam.