Kediri (ANTARA) - Ribuan warga Kediri menggelar nonton bareng di sejumlah tempat di Kota Kediri, Jawa Timur, guna memberikan dukungan untuk tim mereka, Persik Kediri, yang bertanding melawan Persita Tangerang pada final Liga 2 musim 2019, Senin malam.

Mereka langsung berpesta menyambut dengan gegap gempita setelah tim Persik Kediri berhasil menjadi juara Liga 2 musim 2019. Musim depan, tim berjuluk Macan Putih itu akan berlaga di kompetisi kasta tertinggi Liga 1.

Persik mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 3-2 dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Kediri Apip Permana mengatakan, pemkot memberikan tempat untuk kegiatan menonton bersama di partai final ini. Ada ribuan persikmania yang datang dari berbagai wilayah ikut menonton pertandingan.

"Alhamdulillah, kami tentunya bangga. Bukan hanya pemkot, tapi warga Kediri dan para suporter Persik yang bangga dengan prestasi ini. Respon masyarakat nobar (nonton bareng) luar biasa," katanya dalam acara nonton bareng di halaman Balai Kota Kediri.

Rombongan persikmania sudah memadati halaman balai kota sejak Senin petang. Mereka menonton pertandingan di depan layar besar yang dipasang di halaman Balai Kota Kediri.

Bahkan, sorak dari para penonton langsung bergemuruh ketika Wimba Sutan berhasil mengoyak jala Persita Tangerang jelang babak kedua berakhir, sekaligus membawa Persik menang 3-2. Gol mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut langsung disambut antusias suporter.
 

Pesepak bola Persik Kediri Faris Aditama mengangkat Piala Juara Liga 2 musim 2019 usai pertandingan Final Liga 2 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (25/11/2019). Persik Kediri berhasil menjadi Juara Liga 2 musim 2019 setelah mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/pd



Mereka juga menyalakan flare dan kembang api sebagai simbolis kebanggaan atas keberhasilan Persik Kediri yang menjadi juara Liga 2.

Apip menambahkan, sikap para penonton cukup baik. Bahkan, mereka juga patuh. Ketika pertandingan selesai, rombongan langsung meninggalkan lokasi balai kota.

"Sudah pulang semua, bahkan halaman balai kota juga sudah bersih. Sampah-sampah sudah dibersihkan," kata dia.

Ia juga mengingatkan kepada para suporter agar langsung pulang ke rumah dan tidak melakukan konvoi. Hal itu agar pengguna jalan lainnya juga merasa nyaman.

"Pak Wali Kota berpesan untuk selesai nobar tidak perlu arak-arakan dan langsung pulang. Harapannya, kami ingin agar lalu lintas dan masyarakat pengguna jalan lainnya merasa nyaman, tidak merasa terganggu," kata dia.

Selain di balai kota, kegiatan nonton bareng juga dilakukan di Kantor DPD KNPI Kota Kediri, kedai ekspo, lapangan voli Kelurahan Ngampel, Kota Kediri, depan parkiran pintu F Stadion Brawijaya Kediri, dan beberapa lokasi lainnya.