AGTVnews.com – Berhasil kembali ke habitat awal, Liga 1 bukanlah hal yang gampang untuk dilakonkan oleh Persik Kediri. Banyak sekali persiapan yang harus dilakukan Tim Macan Putih ini. Menjadi sebuah dilema saat melangkah ke kasta tertinggi tersebut, mampukah Persik melaluinya?
Kenyataan ini tidak ditampik oleh Benny Kurniawan, manajer Persik. Menurutnya banyak faktor yang harus dilakukan agar tim ini bisa bermain di Liga 1.
“Selain membentuk tim senior, juga harus ada pembinaan untuk tim U-16, tim U-18, tim U-20 dan tim sepak bola wanita dan itu wajib bagi tim-tim peserta Liga 1,” jelas Benny kepada reporter AGTVnews.com, Kamis (4/12/2019).
Persik saat ini masih belum memiliki persyaratan tersebut. Tidak hanya berkutat pada tim binaan, namun sarana dan infrastruktur penunjang sangat diperlukan. Stadion Brawijaya tempat tim ini merumput masih jauh dari kata layak untuk di liga 1. Banyak sekali pembenahan yang harus dilakukan.
“Ya, pembenahan infrastruktur stadion Brawijaya juga menjadi salah satu persyaratan tim kesebelasan untuk bermain di Liga 1. Namun ini bukan ranah manajemen Persik Kediri. Kalau tidak salah rencananya minggu ini atau minggu depan PSSI dan PT LIB akan melakukan peninjauan dan cek survei awal untuk stadion,” jelas Benny.
Sebagai tim dengan pemain muda terbanyak, Persik Kediri kemungkinan akan melakukan perubahan pemain. Sebagian besar pemain Persik saat ini adalah pemain untuk liga 2.
“Kita nanti pasti akan melakukan penambahan untuk pemain. Saya yakin dengan kualitas pemain kami, mereka memiliki kemampuan lebih untuk membela Persik Kediri,”ucapnya pasti.
Benny menambahkan, komposisi pemain nantinya akan dibicarakan lebih lanjut dengan manajemen. Karena perlu pemikiran yang matang untuk menentukan komposisi pemain di Liga 1.
Sementara itu, sejumlah pemain Persik Kediri saat ini banyak yang mendapat tawaran untuk bermain di beberapa kesebelasan baik di Liga 1 maupun Liga 2. Benny menganggap hal tersebut wajar, karena mereka berhasil membawa Persik menang di Liga 2.
“Saat ini sudah ada pemain yang melamar agar bisa bermain di Persik Kediri. Lamaran ini dilakukan sendiri maupun melalui agen,” ucap Benny.
Setumpuk ‘pekerjaan rumah’ Persik ini harus diselesaikan. Kembali ke kasta tertinggi, perjuangan itu akan semakin berat kawan.

