Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, memaparkan prestasi yang dicapai dari berbagai sektor selama 2019, dengan harapan ke depan bisa sebagai penyemangat agar pelayanan lebih baik lagi.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan bahwa keberhasilan pembangunan di Kota Kediri tidak lepas dari kerjasama semua pihak.
"Saya yakin kalau bapak/ibu RT/RW dan bapak/ibu dari perangkat daerah di Kota Kediri bersama-sama membangun Kota Kediri, InsyaAllah Kota Kediri akan jauh lebih baik. Saya lihat kampung-kampung di Kota Kediri semuanya sudah berbenah. Bahkan sekarang ada yang menjadi pusat belajar. Sekolah juga demikian, sekarang sudah mulai bagus. Hasilnya juga luar biasa. Anak-anak kita sekarang sudah berani-berani. Semua ditanyakan. Ini adalah hal yang bagus," katanya dalam acara refleksi prestasi di Grand Panglima Polim Kediri, Selasa (17/12) malam.
Ia juga mengatakan, ke depan semua harus ikut menjaga kondisi yang sangat baik ini bersama-sama. Para alim ulama, para tokoh agama semua harus bersatu menjaga kekompakan di Kota Kediri supaya ke depan jauh lebih baik lagi. Baik dari sisi perekonomian dan sebagainya.
"Dan Alhamdulillah perekonomian kita juga terjaga dengan baik. Inflasinya rendah, ini tadi juga ada penghargaan inflasi terbaik juga di Jawa, inflasi kita terendah," kata dia.
Terkait prodamas plus, Mas Abu, sapaan akrabnya juga meminta para ketua RT/RW membuat rencana program lima tahunan yang berkelanjutan sehingga nantinya akan nembawa dampak yang lebih bermanfaat untuk masyarakat.
"Saya titip pesan, setelah ini bapak/ibu RT/RW harus buat rencana sampai lima tahun ke depan. Prodamas lima tahun ke depan mau kegiatan apa. Tahun pertama program apa, tahun kedua program apa dan seterusnya yang bisa dilanjut lagi sehingga manfaatnya akan jauh lebih besar. Jadi bahasa ilmiahnya adalah berkelanjutan," ujar dia.
Ia juga meminta agar pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat (Prodamas) harus dijalankan dengan baik dan harus lebih bermanfaat untuk masyarakat kita.
"Jangan sampai ada masyarakat yang ditinggal tidak diajak dialog. Semuanya harus diajak dialog dengan baik sehingga manfaatnya akan jauh lebih besar. Dengan begitu maka pemberdayaan masyarakatnya akan berjalan," kata dia.
Lalu dengan seperti itu, tambah dia, otomatis semua membantu menggerakkan pembangunan di Kota Kediri, baik dari ekonominya, sumber daya manusianya, kesehatannya serta infrastrukturnya.
"Semua sekarang sudah lumayan bagus tinggal kita gerakkan yang lebih besar lagi. Pesan saya cuma satu hal. Jangan saling bertengkar antar-RT. Kalau bisa terhubung langsung, berkolaborasi. Jangan hanya memikirkan RT-nya sendiri, RW-nya sendiri. Jika bisa digabungkan pasti akan jauh lebih baik, lebih bagus dan lebih besar manfaatnya," kata dia.
Sementara itu, selama 2019, beragam prestasi telah didapatkan pemkot dengan berbagai sektor. Ada 22 penghargaan tingkat nasional maupun provinsi yang telah dicapai. Beberapa di antaranya Adipura kategori Kota Sedang, penghargaan 10 kota/kabupaten terbaik kategori kota dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi dalam Indonesia Road Safety Award 2018, laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2018 dengan prediat wajar tanpa pengecualian, dan beragam penghargaan lainnya.
Kegiatan itu dihadiri selain dihadiri jajaran Forkopimda Kota Kediri, juga oleh dari Ketua RT/ RW se-Kota Kediri, kepala OPD, ketua LPMK, kalangan perbankan, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. Warga juga dihibur artis Nella Kharisma.

