Tentunya keberhasilan Kota Kediri dalam mengendalikan laju inflasi tidak lepas dari kesolidan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri. Kesolidan TPID Kota Kediri tercipta dari pertemuan-pertemuan non formal. Dari diskusi pada forum-forum non formal itulah sering tercipta ide-ide apik dalam pengendalian inflasi Kota Kediri.

Kesolidan dan Kehangatan TPID Kota Kediri nampak dalam berbagai kegiatan. Seperti dalam acara ramah tamah pelepasan dan perkenalan Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kediri, Senin (20/1/2020) malam di halaman KPwBI Kediri.
Musni Hardi Kasuma Atmaja, kepala KPwBI Kediri sebelumnya akan berpindah tugas di KPwBI Kepulauan Riau. Penggantinya adalah Sofwan Kurnia yang sebelumnya bertugas di Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta. Pergantian Jabatan secara resmi dilakukan pada hari ini, Selasa (21/1/2020).
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan apresiasinya kepada Bank Indonesia dan TPID Kota Kediri atas keberhasilan Kota Kediri menjadi juara dalam mengendalikan inflasi.
"Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih ke Bank Indonesia dan seluruh jajaran khususnya Pak Musni. Waktu awal hadir di Kota Kediri langsung ngegas. Kalau kita nggak ngegas pasti kewalahan. Dan alhamdulillah membuahkan hasil yang positif," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mas Abu, sapaan populernya, mengucapkan terima kasih kepada Musni Hardi atas kerja sama yang terjalin selama ini. Di juga mengajak Sofwan Kurnia untuk berkolaborasi.
"Inilah kita di Kota Kediri. Kita tanpa batas. Dulu mungkin kita masih ego sektoral namun sekarang kita lebih berkolaborasi. Karena kita ingin dari hasil yang kita kerjakan bisa dinikmati masyarakat. Kalau masalah kita mendapat penghargaan itu bonus saja. Paling terpenting masyarakat merasakan dampak positif dari apa yang telah kita lakukan," ujarnya.
Mas Abu juga menyampaikan tantangan ke depan yang harus diselesaikan bersama, yakni mengedukasi masyarakat untuk berinvestasi dengan tepat. "Kalau kita sudah berhasil menekan inflasi berarti pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan masyarakat. Nah kita edukasi agar masyarakat ini bisa berinvestasi yang tepat," tutur orang nomor satu di Pemerintah Kota Kediri ini.