Kediri, demonstran.com – Manajemen Persik Kediri memberi batas waktu hingga Selasa (11/2) depan untuk kejelasan kesepakatan kontrak terkait dengan pemain asing yang kini tengah menjadi incarannya yakni Fode Kuffour Camara.
Ya, Fode Camara hingga detik ini masih belum dapat merapat ke skuat Persik Kediri lantaran terganjal oleh Visa Calling.
Visa calling sendiri adalah persetujuan visa oleh Dirjen imigrasi atau pejabat yang ditunjuk berdasarkan hasil penilaian terhadap permohonan warga negara asing dari negara tertentu yang ditetapkan oleh tim yang ditunjuk dan ditinjau dari berbagai aspek, meliputi sosial, politik, keamanan negara, dan aspek keimigrasian.
“Untuk pemain ini (Camara, Red), masih terkendala dengan visanya. Karena dianggap berasal dari negara konflik. Jadi butuh pendalaman untuk izin tinggalnya,” ungkap Manajer Persik, Benny Kurniawan kepada Demonstran.com, Minggu (9/2).
Lebih lanjut, Benny menyebut, jika memang Fode Kuffour Camara gagal masuk di skuat Persik Kediri karena visa. Maka pihaknya juga telah menyiapkan sosok pengganti dari Fode Camara.
“Serep atau pengganti Fode sudah ada. Tetapi pilihan itu bisa kita lakukan kalau memang Fode pada akhirnya gagal merapat. Makanya, kami memberikan kesempatan dulu terhadap Fode kurang lebih 2 hari ke depan ini,” terang Benny.
Diketahui, Fode Kuffour Camara merupakan pemain asal negara Guinea. Ia merupakan sosok pemain bertahan, berusia 31 tahun.
Pada musim lalu ia bermain untuk klub Arab Saudi, Al-Nahda. Sejak melakoni debut internasional bersama Guinea di tahun 2014, ia sudah mengoleksi 39 caps. Sedangkan Fode juga sempat membela Timnas Guinea U-17 di tahun 2015.
Sementara itu, Persik Kediri telah resmi menjalin kesepakatan dengan tiga pemain asing lainnya yang siap merapat di bumi Kediri. Dua pemain diketahui telah mendarat di bumi Kediri yakni Ante Bakmaz dari Australia dan Gaspar Vega dari Argentina. Dan kini menyusul Patrik Bordon dari Slovenia kabarnya akan segera tiba di Kediri

