Menurut asisten koordinator kota P2KKP Kota Kediri Ari Siswanto, sesuai pemetaan dari 46 kelurahan, ada 9 kelurahan yang masuk kategori paling kumuh. Di antaranya Kelurahan Dandangan, Semampir, Balowerti dan Ngadirejo.
“Indikator dikatakan kumuh, karena penduduknya yang padat dan pemukiman yang terlalu perhimpitan satu sama lain. Bahkan, saat ada warga yang meninggal untuk membawa jenazah dari rumah ke makam, sangat sulit, ini yang menjadi indikator kumuh,” ujarnya, Selasa (22/12).
Bahkan, empat kelurahan yang masuk kategori paling kumuh juga sudah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Walikota, agar 4 kelurahan menjadi prioritas dalam sasaran program P2KKP. “Sudah ada SK walikota, tentang 4 Kelurahan ini,” ujarnya.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata bukan hanya empat yang masuk kategori paling kumuh. Namun ada 9 kelurahan yang akan menjadi prioritas.”Target kami, pada 2019 nanti, kesembilan kelurahan tersebut sudah keluar dari zona kumuh,” tegasnya.
Dengan pemetaan itu, nantinya petugas pendamping masing-masing kelurahan akan mencari solusi untuk permaslahan ini. Salah satunya dengan memproritaskan 9 kelurahan agar keluar dari zona kumuh. Sebab, jika masuk zona kumuh, akan terjadi kemiskinan. (rif/rev)