Pemain Asing Persik Kediri Ante Bakmaz Ternyata Punya Bakat Terpendam Tak hanya Jago Bermain Bola

Kediri Dalam Berita | 22/02/2020

Tribun Madura

Pemain Asing Persik Kediri Ante Bakmaz Ternyata Punya Bakat Terpendam, Tak hanya Jago Bermain Bola
 
Instagram/bakmz
 
Pemain asing Persik Kediri, Ante Bakmaz - Pemain Asing Persik Kediri Ante Bakmaz Ternyata Punya Bakat Terpendam, Tak hanya Jago Bermain Bola 



Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dengan judul Pemain Asing Persik Kediri Ante Bakmaz Ternyata Punya Bakat Terpendam, Tak hanya Jago Bermain Bola, https://madura.tribunnews.com/2020/02/21/pemain-asing-persik-kediri-ante-bakmaz-ternyata-punya-bakat-terpendamtak-hanya-jago-bermain-bola.
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari

Pemain asing Persik Kediri Ante Bakmaz memiliki bakat terpendam di luar aktivitasnya sebagai pesepak bola

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Kesibukan dalam menjalani latihan sepak bola tidak menjadikan pemain asing Persik Kediri, Ante Bakmaz lupa melakukan hobinya.

Di sela-sela latihan padat Persik Kediri, Ante Bakmaz punya cara unik untuk mengisi waktu di Kota Kediri.

Sembari menunggu jadwal kompetisi Liga 1 2020 bergulir, Ante Bakmaz mencoba untuk belajar untuk meracik kopi.

Ante Bakmaz selama ini memang hobi minum kopi.

Setidaknya, tiga gelas espresso setiap hari diteguknya di kedai kopi langganannya.

Malahan, sejak pertama kali datang ke Kota Kediri, yang dicari pertama kali oleh Ante Bakmaz adalah kedai kopi.

Setiap jam 2 siang, sebelum berlatih di Stadion Brawijaya, Ante Bakmaz selalu mampir di kedai kopi langganannya, SK Coffee Lab.

Kedai kopi ini berada tak jauh dari Mess Persik Kediri, tepatnya di kompleks Perumahan Perhutani, Jl PK Bangsa, Kota Kediri.

Sehabis ngopi, Ante Bakmaz biasanya berjalan kaki ke Stadion Brawijaya untuk berlatih.

Pemain asing Persik Kediri, Ante Bakmaz saat menyuguhkan kopi ke temannya, Kamis (20/2/2020).Pemain asing Persik Kediri, Ante Bakmaz saat menyuguhkan kopi ke temannya, Kamis (20/2/2020). (TRIBUNMADURA.COM/DIDIK MASHUDI)

"Kopi membuat saya bersemangat, di sini kopinya enak dan baristanya ramah," ungkap Ante Bakmaz.

Malahan, Ante mengaku di kedai kopi langganannya juga diperbolehkan belajar membuat kopi sendiri, dengan mesin espresso.

Didampingi manager SK Coffee Lab, Adde Septa Enjang, Ante Bakmaz mulai mahir mengoperasikan mesin kopi dua grup dari pabrikan Simonelli, Italia.

"Saya belajar menghaluskan bubuk kopi, terus menimbang sesuai takaran," kata dia.

"Lalu, mengekstrak kopi dengan tekanan dari mesin dan melihat waktu agar tidak terlalu encer," tambahnya.

Menurut Adde Septa Enjang, manager SK Coffee Lab, setelah sehari belajar, Ante sudah bisa membuat espresso.

"Dasarnya memang sudah suka kopi, jadi mudah untuk mengajari proses pembuatan espresso," jelas Adde Septa Enjang.

Malahan Ante lebih suka minum espresso, sehingga belum mencoba untuk belajar menyeduh kopi manual.

"Nanti bisa kami ajari menyeduh kopi manual kalau dia mau," tambah Adde.

Selayaknya barista, Ante juga membawa baki dengan tiga gelas espresso untuk disuguhkan pada sesama pemain Persik Kediri.

Dua pemain asing Persik teman nongkrongnya seperti Gaspar Vega dan Patrik Bordon.

Keduanya merupakan pemain gelandang dan striker asal Argentina dan Italia.

Ante pun tak segan-segan meminta komentar rekannya atas hasil racikan kopinya.

"Gimana kopinya, enak?" tanya Ante dalam Bahasa Indonesia yang belum terlalu fasih.(didik mashudi)