Kediri, koranmemo.com — Meskipun Kota Kediri dinyatakan masih aman terkait wabah Coronavirus, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dan Polresta Kediri melakukan langkah antisipasi. Salah satunya dengan memperagakan gerakan cuci tangan sebagai upaya pencegahan penularan virus yang disebut juga Covid-19.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Jalan Dhoho Kota Kediri, tidak hanya dari Pemkot dan Polresta Kediri, Minggu (8/3) pagi. Tapi juga dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Kodim 0809/Kediri, Brigif/16 Wira Yudha, instansi terkait dan beberapa komunitas. Bahkan, salah satu warga Kota Kediri yang menuntut ilmu di Wuhan, Tiongkok pun turut hadir.
Menurut salah satu mahasiswa asal Wuhan, RSF, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai isu dan kabar yang beredar mengenai virus Corona. “Buktinya saya yang dari Wuhan, alhamdulillah sehat. Paling penting yang dilakukan, menjaga imun, menjaga kebersihan, dan yang penting tidak berpikiran negatif,” ujarnya.
Saling menguatkan dan mengingatkan satu sama lain, kata RSF, juga menjadi upaya pencegahan penularan virus. Terlebih lagi, tidak berlebihan dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona, misalnya menggunakan masker berlebih. Cukup dengan pola hidup bersih dan sehat serta rutin berolahraga, bisa menguatkan daya tahan tubuh terhadap serangan virus.
Sementara itu, Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indrayana menjelaskan, mengenai upaya pencegahan pihaknya berkoordinasi dengan TNI dan Pemkot Kediri. “Sebagai upaya kami coba memberikan sosialisasi dan mempraktikkan gerakan cuci tangan. Jadi, cuci tangan juga tidak sekadar mencuci dengan sabun, tapi juga ada gerakan supaya kuman dan virus yang menempel bisa hilang,” jelasnya.
Mengenai persediaan masker, Polresta, Pemkot, dan Dinkes Kota Kediri memastikan masih aman. Bahkan, di wilayah hukum Polresta Kediri, belum ditemukan penimbunan masker seperti di beberapa daerah lain. “Penimbunan masker, alhamdulillah tidak ada, begitu juga dengan bahan pokok ya. Kalau mengenai masker, stok masih aman,” ujarnya.
Kepala Dinkes Kota Kediri, dr Fauzan Adima mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir maupun cemas terhadap virus Corona. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI), sudah melakukan upaya pencegahan yang diteruskan ke daerah. “Seperti yang beredar sebelumnya, empat warga Kediri itu sudah dinyatakan sehat,” katanya.

