ADAKITANEWS, Kota Kediri- Pemerintah Kota Kediri, Selasa(26/04) kembali menyelenggarkan pembinaan managemen pengelolaan lembaga TPA/TPQ kepada ratusan ustad dan ustadah. Dalam pembukaan acara tersebut, Lilik Muhibbah Wakil Walikota berharap, generasi mendatang lebih mumpuni dalam bidang keagamaan dan penerapan isi ajarannya.
Dari pantauan tim adakitanews.com, sebelum acara dimulai, nampak beberapa ustad dan ustadah datang silih berganti dengan busana muslim yang anggun dan sopan. Beberapa peserta yang datang, diantaranya langsung memasuki ruang Joyoboyo yang sudah dipersiapkan oleh panitia. Tidak tanggung-tanggung, para ustad dan ustadah itu mendapatkan pembinaan langsung oleh Kementrian Agama Kota Kediri dalam pengelolaan administrasi lembaga.
“Nanti ustad dan ustadah langsung dibina oleh Kemenag Kota Kediri dan beberapa guru senior yang mumpuni dalam bidang tata kelola lembaga,”ungkap Jumhar Plt Kabag Kesra Pemkot Kediri.
Menurutnya, acara pembinaan kali ini diikuti oleh 150 ustad dan ustadah seKota Kediri yang selalu aktif memberikan pendidikan Al-Qur’an kepada anak-anak dilingkungan tempat tinggalnya. Pembinaan ini juga bermaksut untuk, memperbaiki tata kelola lembaga mulai dari administrasi, organisasi, dan pola pengajara yang interaktif serta edukatif.
“Pembinaan ini sangatlah berharga bagi ustad dan ustadah untuk mendidik para murid-muridnya di TPA/TPQ,”jelasnya.
Sementata, Lilik Muhibbah Wakil Walikota yang secara resmi membuka acara tersebut berharap, kedepannya para pengelola TPA/TPQ dapat memenagemen lembaganya dengan baik dalam setiap pembelajaran isi-isi ajaran islam bagi anak didik. Nenk Lik sapaan akrabnya menambahkan, tata kelola lembaga yanh baik akan menghasilkan lulusan atau anak didik yang paham dan mengerti isi ajaran agamanya.
“Jadilah generasi qurani yang pandai dan bener-benar mengerti isi ajaran agama,”urainya.
Begi Nenk Lik, mendidik anak untuk mengerti dan paham ajaran agama sangatlah diperlukan cara-cara yang jitu. Beberapa cara yang perlu dilakukan adalah pembelajaran berkelanjutan, efektif dan fun. Dengan memberikan contoh-contoh yang mudah dimengerti sesuai tingkat umur dan kelasnya.
“Media pembelajaran bisa melalui I’raq dan tamsil-tamsil yang mudah dimengerti anak didik,”terang Lilik Muhibbah Wakil Walikota Kediri.(adv/hms/blot)
Keterangan Foto: Lilik Muhibbah Wakil Walikota Kediri saat membuka acara pembinaan managemen TPA/ TPQ di ruang Joyoboyo Pemkot Kediri
